Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kelurahan (Musrenbangkel) Madiun Lor 2021

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kelurahan (Musrenbangkel) di Kelurahan Madiun Lor telah dilaksanakan pada hari Minggu (17/01/2021) bertempat di Sentra UMKM Lapak Pesona dengan menerapkan protokol kesehatan seperti Mencuci tangan sebelum dan sesudah tanda tangan, menggunakan masker dan face shield sepanjang kegiatan berlangsung. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bapak Walikota Madiun, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat Manguharjo, Ketua LPMK, Ketua RW, Perwakilan PKK, Perwakilan Forum Anak Kota, Perwakilan KIM, Perwakilan Karang Taruna, Tiga Pilar (Babinsa dan Babinkamtibmas), Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama, dilanjutkan dengan sambutan Lurah Madiun Lor, Sambutan Kepala OPD dan Pemaparan 10 Prioritas Usulan Fisik dan Non Fisik oleh Ketua LPMK. Untuk Prioritas Usulan Fisik sendiri ada Usulan Perbaikan dan Pembuatan Saluran Air, Trotoar, Paving dan Talut, serta Pengadaan Penerangan Jalan Umum. Sedangkan untuk Non Fisiknya ada Usulan Bantuan Alat dan Gizi Anak Sekolah, Gizi Lansia, Gizi Balita, Penyandang Disabilitas, BPNT, Tanaman Hias, Hydrant dan Bak Sampah.

Walikota Madiun mengapresiasi pembangunan yang telah dilakukan oleh warga Kelurahan Madiun Lor seperti Pembangunan Kampung Pesona dan Lapak Pesona. Beliau mengharapkan kedepannya Kampung dan Lapak Pesona bisa lebih maju lagi sebagai destinasi wisata di Kota Madiun. Kesempatan bertatap muka dengan perwakilan masyarakat Kelurahan Madiun Lor tersebut juga dimanfaatkan oleh Walikota untuk mensosialisasikan sejumlah program kerja Pemerintah kota Madiun. Salah satunya terkait pemanfaatan lahan aset pemerintah yang belum termanfaatkan dengan maksimal.

Walikota Ingatkan Pentingnya Terapkan Protokol Kesehatan

Walikota juga tak lupa memanfaatkan kesempatan itu untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan. Apalagi, penularan Covid-19 tengah signifikan belakangan ini. Bahkan, kota Madiun masuk dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dimulai 11 sampai 25 Januari 2021. Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan Prasasti peresmian Lapak Pesona oleh Walikota Madiun.